Inisiatif Gugus Tenggaba dalam Menyelenggarakan Knowledge Sharing Program Membaca Berimbang di Gugus Tenggaba

Yayasan Literasi Anak Indonesia (YLAI) bersama sekolah yang tergabung di Gugus Tenggaba menyelenggarakan kegiatan Knowledge Sharing Membaca Berimbang dalam forum KKG Gugus melalui pendanaan BOS masing-masing sekolah. Kegiatan ini melibatkan 3 sekolah yang sudah bermitra dengan YLAI (SDM Tenggaba, SDN Lolo Wanno, SDK Mareda Wuni) dan 3 sekolah yang baru (SDN Lete Wungana, SD Welli Wanno, Sekolah Senang Hati Berkarya).

Dalam kegiatan KKG tersebut, peserta mendapatkan materi tentang fonik dan sudut baca-membaca interaktif difasilitasi dari fasilitator daerah (fasda). Kegiatan ini diikuti sebanyak 50 peserta yang terdiri dari pengawas, kepala sekolah, guru, fasda, dan Tim YLAI. Kegiatan dilakukan dalam 3 kelompok belajar, yaitu satu kelompok untuk kelas 1 dengan materi fonik dan kelas 2-6 dibagi menjadi dua kelompok mendapatkan materi sudut baca-membaca interaktif. Selama kegiatan berlangsung, guru dan kepala sekolah sangat berpartisipasi aktif di semua sesi yang diberikan oleh fasda. Selain paparan materi, seluruh peserta juga dilibatkan dalam praktik di setiap kegiatan dengan panduan fasda.

“Kegiatan hari ini sangat baru bagi saya karena selama KKG gugus tidak ada materi seperti yang saya dapatkan hari ini. Tentunya sangat berguna dan membantu untuk saya saat mengajar membaca di kelas tinggi. Semoga kegiatan ini terus bisa dilaksanakan dengan melibatkan kami kelas tinggi juga, karena materi ini sangat diperlukan juga untuk kami kelas tinggi,” ujar Ibu Ewi, Guru kelas 6 SDN Lolo Wanno.

Salah satu guru dari kelas 1 yang mendapatkan materi tentang pengetahuan fonik juga sangat senang dan bersyukur bisa terlibat dalam kegiatan ini. “Saya sangat berterimakasih kepada fasda dan YLAI atas pembelajaran dan pengalaman mengajar baru bagi saya, guru kelas 1, melalui fonik ini. Saya baru tahu hari ini bagaimana caranya menyebutkan bunyi huruf untuk membantu anak-anak mengeja suku kata dan kata dengan kartu huruf dan juga tulisan. Anak-anak akan lebih senang dan antusias saat belajar di kelas,” sambut Ibu Paulina, Guru kelas 1 SD Welli Wanno.

“Kegiatan hari ini adalah inisiasi dan kesepakatan 6 kepala sekolah dalam satu gugus kami, harapannya melalui KKG ini sekolah dan guru-guru bisa mendapatkan pengetahuan yang sama terkait program literasi membaca berimbang khususnya fonik dan sudut baca-membaca interaktif, karena kegiatan ini sangat bagus tidak hanya untuk kelas rendah, tetapi kelas tinggi juga masih sangat sesuai untuk melakukannya.” Ibu Anastasia, Kepala Sekolah SDM Tenggaba sekaligus  Ketua Gugus.

Harapannya, dari kegiatan KKG literasi di Gugus Tenggaba ini bisa menjadi pengetahuan dan pembelajaran baru untuk seluruh guru di sekolah dan bisa mengimplementasikan di sekolah masing-masing. Dan kegiatan akan terus diupayakan oleh pengawas sekolah dan masing-masing gugus untuk kedepannya bisa berbagi pembelajaran materi literasi membaca berimbang YLAI melalui forum KKG gugus lainnya.

“Saya berharap dengan adanya kegiatan hari ini bisa menjadi pengetahuan dan pengalaman baru dalam literasi untuk sekolah dan guru bisa mengimplementasikan di sekolah masing-masing. Saya juga akan siap memantau pelaksanaan kegiatan literasi ini saat saya berkunjung ke sekolah.” ujar Pengawas Wilayah Yulianus Dapa Loka.

Penulis: Marfi (YLAI)